7 Mar 2010

MacaM MacaM peRinTAH AT pada ModeM

AT Commands

Perintah AT Command digunakan oleh computer untuk berkomunikasi dengan terminal (modem/ phone modem). Penggunaan perintah AT Command digunakan untuk mengetahui kondisi modem, mengirim pesan, membaca pesan, dan sebagainya. AT Command untuk SMS biasanya diikuti oleh data I/O yang diwakili oleh unit-unit PDU (Protocol Data Unit). Tabel di bawah ini adalah beberapa jenis perintah AT Command penting yang berhubungan dengan SMS.


Beberapa Perintah AT Command :

AT+CMGS =>Mengirim pesan
AT+CMGR =>Membaca pesan
AT+CMGD =>Menghapus pesan
AT+CSCA =>Alamat dari pusat SMS Servis
AT+CNMI =>Menampilkan adanya SMS Baru
AT+CGMI =>Untuk mengetahui pembuat piranti modem gunakan perintah
AT+CGMM =>Untuk melihat model produk modem
AT+CGSN =>Untuk melihat nomor serial piranti
AT+CSQ =>Memeriksa kualitas sinyal modem
AT+CIMI =>Mengetahui identitas kartu SIM
»»  READMORE...

HiRaRki diRecToRy Linux

/etc
Berisi sejumlah file konfigurasi sistem., seperti /etc/rc (script inisialisasi sistem)

/sbin
Berisi binary-binary sistem yang esensial dimana digunakan untuk administrasi sistem.

/home
Berisi direktori rumah dari para pengguna sistem. Sebagai contoh /home/amikom merupakan home directory dari user “amikom”.

/lib
Berisi shared library images, merupakan file-file yang berisi kode dimana banyak program-program menggunakannya secara umum.

/proc
/proc mendukung “virtual file system”, dimana file-file disimpan pada memori, tidak pada disk. File-file ini mengacu pada berbagai proses yang jalan pada sistem, sehingga dapat memberikan anda informasi tentang program-program dan proses-proses yang berjalan pada saat tertentu.

/tmp
Banyak program menyimpan informasi sementara di sini.

/usr
/usr merupakan direktori yang sangat penting dimana berisi sub-direktori yang berisi beberapa dari program-program dan konfigurasi file-file yang digunakan pada sistem yang paling penting.

/var

Berisi direktori yang sering berubah ukurannya, misal basis data.

/bin
Merupakan kependekan dari “binaries”, atau executables, dimana banyak terdapat program-program sistem yang esensial. Gunakan ls –F /bin untuk melihat file-filenya. Jika anda melihat daftar file-nya, anda akan melihat beberapa commands yang telah anda kenal, seperti cp, ls, dan mv. Ketika anda menggunakan perintah cp, maka anda berarti menjalankan program /bin/cp. Dengan menggunakan ls –F , anda akan melihat bahwa sebagian besar (tidak semuanya) dari file-file di /bin memiliki tanda (“*”). Ini menandakan file tersebut dapat dieksekusi.

/dev
File-file di /dev merupakan file-file device, file-file tersebut mengakses system devices dan resources (sumber daya) seperti disk drive, modems, dan memory. Misalnya, untuk membaca input dari mouse maka dilakukan dengan mengakses /dev/mouse. Nama file yang diawali dengan fd adalah floppy disk devices. fd0 adalah floppy disk drive pertama, dan fd1 merupakan yang kedua. Beberapa file device yang umum.
»»  READMORE...

3 Mar 2010

»»  READMORE...

20 Feb 2010

LangkaH LangkaH MeMpeRbaiki paRtisi Windows xp


Langkah-langkah me-repair Installasi Windows XP
  1. Sebelumnya menjalankan langkah dibawah, pastikan BIOS komputer di set agar urutan booting pertama kali adalah CDROM dan catat Serial Number Windows XP.
  2. Masukkan CD Intallasi Windows XP, kemudian restart (reboot) komputer.
  3. Ketika muncul tulisan “Press any key to boot from CD“, tekan sembarang tombol di keyboard.
  4. Windows Setup akan melanjutkan dengan me-load file-file yang diperlukan dari CD.
  5. Setelah itu akan tampil “Welcome to Setup“, maka tekan ENTER (pilihan pertama)
  6. Setelah itu akan tampil Windows XP Licensing Agreement
  7. Tekan tombol F8 ( I Agree ) untuk melanjutkan
  8. Windows Setup akan mencari apakah sudah ada Installasi Windows XP.
  9. Jika sudah ada Installasi Windows XP, maka akan ditampilkan dalam daftar. Jika tidak ada, maka tidak akan bisa me-repair Installasi Windows XP ( harus install ulang) Jangan diteruskan jika belum tahu.
  10. Setelah ditemukan, maka dipilih (select) Windows XP yang di inginkan dan tekan tombol R untuk me-repair Installas windows XP tersebut.
  11. Tunggu sampai selesai sampai komputer minta restart.
  12. Setelah restart, dan muncul menu Press any key to boot from CD maka jangan tekan tombol apapun. Ikuti kelanjutan proses repair sampai selesai.

Setelah selesai dan komputer restart, maka Installasi windows XP sudah berhasil di perbaiki, dan program/aplikasi yang sudah ada, driver hardware dan data akan tetap ada dan berjalan normal, tanpa perlu di install lagi. Kecuali aplikasi yang mengubah file sistem windows seperti Vista Transformation Pack dan sejenisnya. Kalau menggunakan aplikasi seperti ini maka perlu di install ulang

»»  READMORE...

19 Feb 2010

MS.DOS

Perintah DOS adalah

=>perintah-perintah yang dapat dijalankan di dalam sistem operasi DOS. Dalam sistem operasi DOS, terdapat dua jenis perintah, yakni:

A } Perintah internal (internal command)

B } Perintah eksternal (external command)

A} Perintah internal (internal command)
=>yakni perintah-perintah yang telah dimasukkan ke dalam
COMMAND.COM (interpreter perintah DOS), sehingga dapat langsung dieksekusi oleh kernel DOS, di mana saja.








MKDIR / MD > =>Membuat sebuah direktori dalam direktori aktif.
md “tugas mandiri”









COPY CON > =>Membuat file.
copy con “Xtkj.doc”
tugas isoa^z












MOVE > =>Memindahkan satu atau beberapa file dari satu direktori ke direktori yang lain.
move “Xtkj.doc” “lisa ariska”












Move “lisa ariska” “tugas mandiri”


CD / CHDIR >

=>Mengganti direktori aktif ke direktori lainnya yang ditentukan dalam parameter. Jika dijalankan tanpa parameter, maka perintah ini akan menampilkan lokasi di mana direktori aktif berada.

cd “tugas mandiri” = masuk ke dalam directory tugas mandiri









cd.. = keluar dari directory tugas mandiri








COPY >

=>Menyalin satu atau beberapa berkas dari satu lokasi ke lokasi lainnya yang ditentukan. Perintah ini memiliki dua parameter, yakni parameter sumber berkas dan tujuan ke mana berkas akan disalin.

copy “Xtkj.doc” “isoa”














DEL / ERASE
>

=>Menghapus berkas yang ditentukan dalam parameter. Parameter dapat berupa nama berkas atau beberapa nama berkas yang disusun menggunakan karakter wildcard.
del “Xtkj.doc”= hapus file









RMDIR / RD >

=>Menghapus sebuah direktori kosong. Akan gagal bila direktori tersebut mengandung berkas atau subdirektori lainnya. Gunakan perintah eksternal DELTREE untuk menghapus total sebuah tree direktori.
rd “clazz”









REN / RENAME > =>Mengubah nama sebuah atau beberapa berkas (dengan menggunakan karakter wildcard).
ren d: “tugas mandiri” “latihan”









TREE > =>Menampilkan secara grafis struktur direktori dari sebuah drivve atau path.
tree



CLS >
=>Membersihkan layar dan menempatkan kursor pada pojok kiri layar. Perintah ini tidak memiliki parameter.
Cls

DATE >
=>Perintah ini akan menampilkan tanggal saat ini. Perintah ini juga dapat mengeset tanggal komputer.
date

DIR >
=>Jika digunakan tanpa parameter, perintah ini dapat menampilkan daftar berkas-berkas dan subdirektori yang terdapat di dalam direktori aktif. Berkas ini memiliki satu parameter, yakni lokasi direktori di mana hendak menampilkan daftar isi direktori.
dir

EXIT >
=>Keluar dari shell COMMAND.COM sekunder dan kembali lagi kepada COMMAND.COM primer.
exit

TIME >
=>Menampilkan atau mengeset waktu saat ini.
time

B } Perintah eksternal (external command)
=>yakni perintah-perintah yang tidak dimasukkan ke dalam COMMAND.COM, dan membutuhkan sebuah berkas yang dapat dieksekusi (berupa program DOS) yang harus terdapat dalam
direktori aktif.










CHKDSK > =>Berfungsi untuk melihat kondisi media penyimpanan yang kita pakai.

CHKDSK [ drive : ]
Baris ke-1 : Total daya tampung disket atau hard disk
Baris ke-2 : Jumlah files yang disembunyikan (jika ada)
Baris ke-3 : Jumlah direktori yang ada
Baris ke-4 : Jumlah file yang ada
Baris ke-5 : Jumlah byte yang rusak (bad sector) jika ditemukan ada
Baris ke-6 : Jumlah byte tersisa yang bisa dipakai












EDIT >
=>Untuk mengedit file teks (interaktif)


edit “Xtkj.doc”




















DISKCOPY >
=>
Menyalin seluruh isi disket sama persis ke disket lainnya
Diskcopy [ drive sumber ] [ drive tujuan ]
Contoh : Diskcopy A : B


»»  READMORE...